Selasa, 16 September 2014

TOP, MIDDLE AND LOW MANAJEMEN [SIM- SISTEM INFORMASI MANAJEMEN]


TOP MANAJEMEN bertugas melakukan perencanaan strategis, serta kebijakan-kebijakan terkait pengambilan keputusan. Perencanaan strategis adalah Proses pemilihan tujuan-tujuan organisasi, penentuan strategi, kebijaksanaan dan program-program strategik yang diperlukan untuk tujuan-tujuan tersebut, dan penetapan metode-metode yang diperlukan untuk menjamin bahwa strategi dan kebijaksanaan telah diimplementasikan.” Perencanaan strategis memfokuskan untuk melakukan hal-hal yang benar (keefektifan). Proses perencanaan strategis : 

1. Penentuan Misi dan Tujuan Mencakup tentang misi, falsafah, maksud dan tujuan organisasi (seperti luas perusahaan, macam produk atau jasa yg akan diproduksi atau cara pengoperasian perusahaan). Perumusan misi dan tujuan merupakan tanggung jawab kunci bagi manajer puncak. 

2. Pengembangan profil perusahaan Mencerminkan kondisi internal dan kemampuan organisasi. Langkah ini dilakukan dengan mengidentifikasikan tujuan-tujuan dan strategi-strategi yg ada sekarang. 

3. Analisa lingkungan eksternal Mendefinisikan perubahan-perubahan lingkungan ekonomi, teknologi, social / budaya dan politik yang dapat mempengaruhi organisasi. Disamping itu perusahaan perlu mengidentifikasikan lingkungan lebih khusus, yg terdiri dari para penyedia, pasar organisasi, para pesaing, pasar tenaga kerja, dan lembaga keuangan, di mana kekuatan-kekuatan ini akan mempengaruhi secara langsung operasi perusahaan. 

4. Analisa Internal perusahaan – kekuatan dan kelemahan organisasi. Untuk mendefinisikan kekuatan-kekuatan dan kelemahan strategis yang penting dimasing-masing bidang (pemasaran, keuangan, produksi dll.) bagi perumusan perusahaan. 

5. Indentifikasi kesempatan dan ancaman strategi Dengan penentuan berbagai kesempatan yang tersedia bagi organisasi dan segala ancaman yang harus dihadapi. Misal : perkembangan teknologi, perubahan kondisi pasar, perubahan politik dll. 

6. Pembuatan keputusan strategic Dengan pemilihan berbagai alternatif yang terbaik. 

7. Pengembangan strategi Dijabarkan secara terperinci tentang rencana, program, anggaran pada operasional bidang fungsional organisasi. 

8. Implementasi strategi Penerapan stategik menjadi kegiatan. 

9. Peninjauan kembali dan evaluasi Perlu adanya memonitor secara periodik atau pada tahap kritis untuk menilai apakah organisasi berjalan kearah tujuan yang telah ditetapkan atau tidak. (intinya adalah apakah serta diimplementasikan sesuai rencana dan apakah strategi dapat mencapai hasil-hasil yang diharapkan. 

MIDDLE MANAJEMEN bertugas melakukan perencanaan taktis dan pengambilan keputusan. Selain itu juga berwenang dalam menaikkan harga produk dan berwenang dalam mengambil tindakan bagi para pegawai yang tidak disiplin atau meatuhi aturan. 

LOW MANAJEMEN bertugas dalam perencanaan pengawasan operasi dan pengambilan keputusan. Pusat pembahasan nya mengenai masalah-masalah pengoperasian. sasaranya adalah laba sekarang. Batasan kewenangannya berkisar lingkungan sumber daya sekarang. Hasil yang diperoleh adalah efisiensi dan stabilitas. Informasinya dunia bisnis sekarang. Kepemimpinannya konserfatif. Dalam pemecahan masalah berdasarkan pengalaman masa lalu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar